Teknologi Baru: Manusia Bisa Bernafas di Dalam Air Tanpa Tabung Oksigen

Teknologi Baru Manusia Bisa Bernafas di Dalam Air Tanpa Tabung Oksigen
Sumber foto: www.geoado.com

Peneliti Denmark telah mengembangkan bahan kristal yang mampu mengekstrak oksigen dari lingkungan sekitar dan kemudian mengembalikannya seperti semula.

Tim peneliti awalnya berharap bahwa kristal dapat digunakan untuk tujuan medis, tetapi ternyata tujuan penelitian ini juga berfungsi untuk anda yang suka menyelam. Dengan penemuan baru ini anda tidak perlu repot menyelam dengan tabung oksigen yang berat dan merepotkan.

1. Sifat bahan yang digunakan
Ini adalah bahan yang luar biasa bahwa tim peneliti dari University of Southern Denmark yang telah dikembangkan. Bahan kristal yang memiliki kemampuan untuk menangkap oksigen dari udara atau air dan menyimpannya dalam jumlah besar. Pekerjaan tim ini diterbitkan pada akhir Juli 2014 di jurnal Ilmu Kimia. Memang, bahan ini memiliki afinitas yang kuat untuk oksigen yang selektif menyerap dalam struktur kristal. Dalam hemoglobin, ini mengikat oksigen secara selektif dilakukan pada ion besi. Dalam materi ini, kobalt yang berfungsi sebagai titik lampiran.

2. Struktur kristal melibatkan molekul cobalt (bola biru besar) dan nitrogen (bola biru kecil)

Teknologi Baru Manusia Bisa Bernafas di Dalam Air Tanpa Tabung Oksigen

Sumber gambar: www.nouvelobs.com

Menurut peneliti Denmark, kristal akan memiliki kapasitas penyimpanan yang luar biasa. Bahan ini jenuh dengan oksigen, dapat dibandingkan dengan botol yang berisi udara yang terkompresi, dengan perbedaan bahwa kristal ini dapat menyimpan tiga kali lebih banyak oksigen daripada kapasitas oksigen di tabung. Tanpa menentukan jumlah kristal yang diperlukan untuk menyimpan banyak oksigen sebagai botol.

Menurut apa yang peneliti Denmark mengatakan: 10 liter bahan ini bisa dapat menyerap semua oksigen dari ruangan. Para peneliti juga menunjukkan bahwa tergantung pada pengaturan di sekitar kristal (temperatur, tekanan, jumlah oksigen di lingkungan) penyerapan oksigen dapat berlangsung beberapa detik untuk beberapa hari.
Para peneliti mengklaim bahwa proses ini diulang berkali-kali. Fungsi bahan seperti spons yang bisa kita rendam dalam air dan kemudian memeras cairan.

3. Bernapas dimana-mana, sepanjang waktu
Oleh karena itu, tim Denmark membayangkan bahwa bahan ini memiliki masa depan yang menjanjikan seperti bantuan pernafasan (yang masih memerlukan beberapa pasien berjalan dengan botol oksigen) atau bahkan, mengapa tidak, untuk menyelam. Memang, para peneliti memperkirakan bahwa “beberapa butir” dapat menyimpan oksigen yang cukup untuk memberikan setara dengan botol oksigen untuk penyelam. Dan penyelam bisa mengambil kristal lebih dari “beberapa butir” untuk menyelam.

Seorang instruktur diving mengatakan bahwa pembuangan tidak dilakukan hanya dengan botol oksigen tetapi juga dengan botol diisi dengan udara murni (O2). Praktis, satu persediaan kristal dapat digunakan berulang kali. Hal ini tampaknya juga ekonomis, tapi sampai sekarang, biaya produksinya belum diungkapkan ke media massa.

Bnear-benar penemuan yang sangat mengagumkan, mungkin hanya hitungan tahun produksi kristal ini akan diproduksi besar-besaran. Saya jadi penasaran dengan kristal ini, karena tidak perlu repot membawa tabung oksigen saat menyelam.

Daftar Uber Car
Abdul Mupit

Abdul Mupit

Seorang suami biasa penyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi yang ambisius, serta memiliki visi dan misi yang besar, sebesar pemikiran.

  • Elwananda Jogal Naibaho

    ow hebt ya peneltian sudah maju sekali

  • Ichsan Anshar

    cara pemakaiannya gimana tu min?

    • Untuk pemakaian ane ga tau gan, ga dijelasin waktu nemu beritanya.