Pidato Radikal Ashin Wirathu Yang Memicu Kerusuhan di Myanmar

Ashin Wirathu Terror
Ashin Wirathu menjadi sorotan dunia karena kekejaman dan pemikiran radikal yang begitu rasis. Bagaimana mungkin seorang tokoh agama berucap kotor dan menyebar kebencian? Semua itu salah, benar-benar salah. Buddha mengajarkan umatnya welas asih bukan berucap kotor atau menyebar kebencian.

Berbeda dengan Ashin Wirathu, dia kini menjadi satu-satunya Biksu yang dicap telah menciptakan Terror! Karena ulah Ashin Wirathu dalam pidatonya malah membuat rusak keadaan dan merusak ajaran agama Buddha sendiri. Para Biksu pun sangat khawatir karena apa yang diajarkan biksu Ashin Wirathu sudah keluar dari pedoman agama Buddha.

Ashin Wirathu menyebarkan ajaran kebencian dalam setiap ceramahnya. Dia selalu menyasar komunitas Muslim, seringkali dia memojokkan Rohingya. Pria inilah yang memimpin demonstrasi yang mendesak orang-orang Rohingya direlokasi ke negara ketiga.

Ashin juga mengkambinghitamkan kaum Muslim atas bentrokan yang terjadi. Dia terus mengulang alasan tak masuk akal soal tingkat reproduksi Muslim yang tinggi.

Biksu itu mengklaim perempuan Buddhis dipaksa pindah agama. Dia memimpin kampanye yang mendesak Pemerintah Myanmar mengeluarkan peraturan yang melarang perempuan Buddhis menikah dengan pria beragama lain tanpa izin pemerintah.

Sumber: Okezone.com

1. Ashin Wirathu Menuduh Muslim Rohingya Memperkosa Wanita Myanmar

Time, 1 Juli 2013, “Sekarang bukan waktu untuk tenang. Sekarang adalah waktu untuk bangkit, untuk membuat darah Anda mendidih,” kata Wirathu di hadapan ratusan umat Budha di kuil Mandalay, Myanmar, untuk memprovokasi orang Buddha melawan muslim Rohingya.

“Muslim berkembang biak begitu cepat, dan mereka mencuri perempuan kami, memperkosa mereka. Mereka ingin menduduki negara kami, tapi aku tidak akan membiarkan mereka. Kita harus terus menjaga Myanmar tetap Buddha.” Menurut Wirathu, 5 persen warga Rohingya dari total 60 juta warga Myanmar merupakan ancaman bagi Myanmar.

Sumber: Tempo.co

Ternyata isu pemerkosaan tersebut hanya tuduhan Ashin Wirathu karena pertumbuhan Muslim di Rohingya semakin berkembang. Ini sebuah pernyataan yang tidak masuk akal sekali! Karena tujuan Ashin Wirathu adalah melarang umatnya untuk tidak menikah dengan umat lain yang berbeda agama, namun Ashin Mmebuat-buat pernyataan tersebut sehingga menjadi lebih provokatif yang justru malah menyebabkan perpecahbelahan dan kerusuhan di Myanmar.

2. Ashin Wirathu Menuduh Kerusuhan di Rakhine adalah Invasi Jihad Muslim

“Jadi, kerusuhan di Rakhine (Juni 2012) bukanlah konflik antara dua kelompok etnis, itu hanyalah invasi perang jihad muslim,”. “Saya, U Wirathu yang dihormati, menyatakan secara terbuka: sudah saatnya kita melindungi tanah Myanmar. Dengan melindungi dan mendukung Myanmar,” lanjut Wirathu dalam pidato di Youtube tahun 2013.

Sumber: Tempo.co

3. Hina Utusan PBB

“Kami telah menjelaskan tentang hukum perlindungan ras, tapi ada pelacur yang mengkritik hukum kita tanpa belajar dengan baik. Jangan anggap Anda orang terhormat hanya karena Anda punya posisi di PBB. Di negara kami, Anda hanya seorang pelacur.

Anda dapat menawarkan pantat Anda (ke muslim Myanmar) jika Anda begitu ingin, tapi Anda tak boleh menjual Rakhine kami,” kata Wirathu mengomentari laporan Lee Yang-hee, wanita asal Korea Selatan yang sempat tinggal seminggu di Myanmar dan melaporkan kekerasan yang menimpa minoritas Rohingya ke PBB.

“Jika saya bisa menemukan kata yang lebih keras, saya akan menggunakannya. Hal ini tak bisa dibandingkan dengan apa yang dia lakukan terhadap negara kita,” kata Wirathu mengomentari sejumlah pihak yang mengkritik komentar Wirathu terhadap Lee.

Sumber: Tempo.co

Sebuah kata-kata yang tidak pantas pun digunakan oleh Ashin Wirathu, kata tersebut cenderung sangat kasar untuk diucapkan seorang biksu.

Kini sangat jelas bahwa Biksu Ashin Wirathu kebakaran jenggot lantaran banyak umatnya yang mulai beralih pindah agama menjadi Muslim. Lantas Ashin Wirathu membuat kebijakan yang memaksa dan menekan penduduk asli Myanmar agar teguh dengan agama Buddha, padahal setiap orang berhak memilih agamanya. Keyakinan beragama tidak bisa dipaksakan, betul kan? Jadi hargailah pilihan agama mereka. Saya juga memiliki teman yang berpindah agama, sangat disayangkan tapi keyakinan dia lebih baik di agama itu bahkan dia berubah menjasi lebih baik. Pilihan agama ada langsung dari hati, bukan karena dipaksakan.

Silahkan lihat pidato radikal Ashin Wirathu di bawah ini.

Daftar Uber Car
Abdul Mupit

Abdul Mupit

Seorang suami biasa penyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi yang ambisius, serta memiliki visi dan misi yang besar, sebesar pemikiran.