Bocah 5 SD Urus 3 Adiknya Ditinggal Kabur Ibunya, Tidak Benar! Begini Cerita Sebenarnya

Bocah 5 SD urus 3 adiknya dan ditinggal kabur ibunya bohong
Bocah 5 SD urus 3 adiknya dan ditinggal kabur ibunya bohong

Kemarin, tanggal 13 Maret 2017 saya sempat share di facebook sebuah artikel yang sangat menyentuh hati saya. Beritanya disebar oleh Tribunnews dengan judul Bocah 5 SD Urus 3 Adiknya Usai Ayah Meninggal dan Ibunya Kabur, Videonya Bikin Nangis. Sontak, hati saya langsung tergugah dan membacanya serta share berita tersebut, namun sangat disayangkan sekali ternyata isi berita tersebut tidak sepenuhnya benar.

Ke-empat anak tersebut memang sudah ditinggal oleh ayahnya 3 bulan yang lalu karena meninggal dunia, lalu sang ibu, Yuyun Bayu Ningrum (40) faktanya bukan kabur dari rumah, melainkan Yuyun pergi bekerja di Jawa Timur. Yuyun tidak asal meninggalkan anaknya begitu saja, tetapi Yuyun menitipkan anaknya kepada tetangga.

Berikut ini saya kutip juga berita dari Kompas yang menampik kebohongan cerita tersebut.

“Ibu Yuyun yang cerita pada saya dimarahi ayahnya. Karena selama ini Yuyun tidak pernah cerita tentang kondisi keuangannya,” ungkap Entang.

“Yuyun memang kerap menolak bantuan dari tetangga. Dari penuturan tetangganya, Yuyun kerap menolak ketika diberi beras atau apapun. Sikap penolakan Yuyun, kemungkinan disebabkan karena Yuyun tidak ingin menyusahkan orang lain,” kata Entang lagi.

“Yang pasti, kabar bahwa empat anak Yuyun kelaparan itu tidak benar. Semua tetangga membantunya. Desa pun selalu turun tangan membantu keluarga tersebut,” ucapnya.

Dari pernyataan yang ditulis oleh Tribunnews, bahwa video yang mereka dapat yaitu dari akun instagram Lambe Turah. Entah yang salah dalam menyajikan berita itu Lambe Turah atau Tribunnews saya belum tahu, karena saya tidak bisa mengakses akun Lambe Turah karena akunnya diset private (males follow haha). Jadi, semua pemberitaan kalau anak ini terlantar itu ‘BOHONG’ alias ‘HOAX’ kerennya.

Daftar Uber Car
Abdul Mupit

Abdul Mupit

Seorang suami biasa penyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi yang ambisius, serta memiliki visi dan misi yang besar, sebesar pemikiran.